Ketungau Tengah, 29 November 2025 – SMP Negeri 1 Ketungau Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan. Khoirun Nisa, guru IPA di sekolah ini, berhasil meraih Juara 1 Guru SMP Transformatif tingkat Provinsi Kalimantan Barat dan akan mewakili provinsi pada ajang Apresiasi GTK Nasional 2025.
Dalam kompetisi ini, Khoirun Nisa mengusung projek best practice bertema Projek STEAM: Ecoprint dan Coding yang telah diterapkan pada pembelajaran kokurikuler di SMP Negeri 1 Ketungau Tengah. Projek ini menggabungkan kreativitas seni dengan teknologi, sekaligus memanfaatkan potensi lingkungan sekitar.
Ecoprint menjadi inovasi utama, yaitu membuat karya motif kain dari tanaman lokal seperti pakis dan cengkodok yang banyak tumbuh di sekitar sekolah. Karya ini tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki potensi nilai jual tinggi, sehingga mendukung keterampilan kewirausahaan murid.
Selain itu, projek ini juga mengintegrasikan coding unplugged, yaitu pengenalan konsep pemrograman tanpa perangkat digital, untuk melatih logika, algoritma, dan pemecahan masalah secara kreatif. Pendekatan ini sejalan dengan semangat pembelajaran mendalam dan penguatan literasi digital.
Khoirun Nisa menyampaikan bahwa projek ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, dan keterampilan abad 21 pada murid. “Kami ingin murid tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menciptakan karya nyata yang bermanfaat,” ujarnya.
Dengan keberhasilan ini, SMP Negeri 1 Ketungau Tengah semakin dikenal sebagai sekolah yang aktif berinovasi dalam pembelajaran berbasis STEAM. Semoga langkah Khoirun Nisa di tingkat nasional menjadi inspirasi bagi guru-guru lain untuk terus bertransformasi.













