0812 1624 455 info@smpn1ketungautengah.sch.id

Guru SMPN 1 Ketungau Tengah Gelar IHT Pembelajaran Mendalam (PM)

Oleh

pakrendy

Ketungau Tengah, Sintang — Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat implementasi Kurikulum Nasional berbasis pembelajaran mendalam, guru-guru SMPN 1 Ketungau Tengah mengadakan kegiatan In House Training (IHT) selama tiga hari, pada 7–9 Agustus 2025 dengan narasumber Khoirun Nisa, S.Pd, Herani Kasuma, S.Pd serta Yusika Wulandari, S.Pd.

Kegiatan ini mengusung tema “Pembelajaran Mendalam untuk Masa Depan Pendidikan”, dan diikuti oleh seluruh guru dari berbagai mata pelajaran. IHT dirancang untuk memperkuat pemahaman guru terhadap pendekatan pembelajaran yang berpusat pada murid, berbasis pengalaman belajar, dan mendorong pemikiran kritis serta reflektif.

Sesi pertama dimulai dengan modul Growth Mindset, di mana para guru mengikuti tes pola pikir. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian guru telah memiliki pola pikir berkembang (growth mindset), namun masih terdapat beberapa yang menunjukkan kecenderungan pola pikir tetap (fixed mindset). Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan konsep dan kerangka kerja pembelajaran mendalam, serta prinsip dan pengalaman belajar yang menjadi fondasi pendekatan ini.

Hari Kedua: Asesmen dan Perencanaan Pembelajaran Mendalam

Pada hari kedua, peserta mendalami asesmen pembelajaran mendalam, termasuk asesmen formatif dan sumatif yang berfokus pada pemahaman dan refleksi murid. Sesi ini juga mencakup perencanaan pembelajaran, di mana guru menyusun rancangan kegiatan belajar yang bermakna, kontekstual, dan mendorong keterlibatan aktif murid.

Hari Ketiga: Peer Teaching dan Refleksi Kolaboratif

Hari terakhir diisi dengan peer teaching, yaitu praktik mengajar berdasarkan rancangan pembelajaran yang telah disusun. Guru saling memberikan umpan balik untuk memperbaiki dan memperkuat strategi pembelajaran. Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan inkuiri kolaboratif, di mana para guru bersama-sama mengidentifikasi kendala yang dihadapi serta menyusun solusi dan rencana tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Kepala SMPN 1 Ketungau Tengah menyampaikan bahwa IHT ini merupakan langkah strategis untuk membangun budaya belajar yang lebih bermakna dan mendalam. “Kami ingin guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi fasilitator yang mampu membangkitkan rasa ingin tahu dan semangat belajar murid,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang tinggi, para guru berharap hasil dari IHT ini dapat segera diterapkan di kelas dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan murid.

Popular Post

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses